Skip to main content

Fatamorgana Kehidupan


kata manis tak berujung
janji-janji meniup debu asa yang tak berarti
dimana ada jalan sepi yang riuh
disana pula kobar gemuruh menguak pilu
gonjang ganjing mulut pesimis yang optimis
menyusun kursi-kursi kehidupan yang fana

menyiram rerumputan yang kecil
lalu mengobarkan bara dalam semak yang belukar
asap-asap picik kehidupan penuh tipu daya
seolah tak hiraukan hembusan angin segar dari pegunungan

ah... fatamorgana kehidupan yang naif
menggunjing nasib anjing di rumah mewah
namun tak hiraukan kucing-kucing kelaparan di tepi jalan
setan teriak setan
namun malaikat hanya dapat duduk menonton tak berdaya...
inilah dia dunia yang penuh skenario seperti dalam drama....

Comments

Popular posts from this blog

Hujan

Rinai hujan masih membasahi rerumputan yang mulai menguning Kering karena terik yang membuat tanah seakan dahaga akan kesejukan banyu yang menyegarkan Aroma embun masih segar terasa Menyeruak masuk hingga ke dalam aortaku Tenang... Damai... Kututup mataku menikmati anugerah Tuhan yang begitu indah Mengistirahatkan kepenatan dalam benak yang berkecamuk Mengukir senyuman di balik rindu akan cinta yang belum menampakkan dirinya