Skip to main content

Senandung Hampa



Sunyi malam yang tak bertuan
Mengayun pelan dalam irama
Hembusan angin yang lirih entah kemana
Dalam Detik dan detak yang seolah berjanji
Bersenandung bersama dalam nada kehidupan
Pelan namun pasti
Hingga sebuah kata mati yang akan meredupkan syairnya

Langkah demi langkah
Akankah selalu terayun menapak kehadapan
Mengikuti irama detak yang bersenandung
Dalam gelap yang penuh dengan kesunyian

Inilah penantian...
Akan adanya sebuah jalan
Yang membawa pada sebuah pintu
Dengan kunci yang ada dalam genggaman

Dimanakah pintu itu?
Tak dapat terlihat dengan jelas
Karena mata tak mampu memandangnya
Hanya rasa yang dapat menemukannya
Dalam gelap kesunyian
Dengan harapan
senandung detak dan detik
Tak lekas menemukan nada akhir

Comments

Popular posts from this blog

Fatamorgana Kehidupan

kata manis tak berujung janji-janji meniup debu asa yang tak berarti dimana ada jalan sepi yang riuh disana pula kobar gemuruh menguak pilu gonjang ganjing mulut pesimis yang optimis menyusun kursi-kursi kehidupan yang fana menyiram rerumputan yang kecil lalu mengobarkan bara dalam semak yang belukar asap-asap picik kehidupan penuh tipu daya seolah tak hiraukan hembusan angin segar dari pegunungan ah... fatamorgana kehidupan yang naif menggunjing nasib anjing di rumah mewah namun tak hiraukan kucing-kucing kelaparan di tepi jalan setan teriak setan namun malaikat hanya dapat duduk menonton tak berdaya... inilah dia dunia yang penuh skenario seperti dalam drama....

Di Balik Cahaya

Gelap... Namun itulah yang membuat nyaman... Berada di balik tabir... Agar hanya bayangan yang terlihat... Menyembunyikan sejuta kerinduan.. Menyamarkan beribu perasaan... Dan di balik cahaya... Aku dapat melihat semua tanpa siapapun yang harus tau keberadaanku...

Puisi Senja

Senja seakan sendu... Seolah linglung dengan warnanya... Entah ia ragu... Atau memang sedang tak bersemangat untuk menunjukkan keindahannya... Hingga kesenduan... Berubah gelap... Dan menanti harapan dari sang bintang...